cinta yang harmonis....
pagi itu begitu cerah...
seperti biasa berangkat kuliah dengan sopir yang berbeda2 begitu juga dengan kendaraan yang berbeda...
hari itu aku memilih naik bis kota..
tak banyak penumpang, hingga bisa pilih2 tempat duduk...kebiasaan dalam perjalanan ke kampus adalah mengamati setiap jalan yang dilewati (walau hampir setiap hari melewatinya,hehehe)
tapi hari itu aku terharu dan menikmati melihat sepasang kekasih yang telah hidup bersama hampir 50 tahun. kakek dan nenek yang harmonis walau himpitan beban kehidupan yang sulit, tapi sungguh hanya raut bahagia yang terlihat.
umur keduanya sekitar 70 tahun, kakek mengalami kebutaan dan nenek tetap setia disampingnya.
nenek bercerita,nenek dulunya seorang perawat ketentaraan dan kakek adalah seorang tentara.
setelah pensiunmereka menikmati kehidupan ini dengan sering berjalan berdua dengan berganti ganti angkot ataupun bis kota hanya untuk menikmati hidup ini agar tak sakit. nenek mengatakan bahwa jika hanya diam dirumah maka badan akan terasa sakit (nenek dulu pernah mengalami setruk). padahal berobat mahal sekarang, jadi ya cukup dengan berjalan jalan, hati senang hidupun sehat.walau kakek tak dapat melihat nenek siap untuk menjadi matanya.
sungguh ingin menangis haru melihat cinta yang terpancar dari kakek dan nenek. terucap do'a
seperti biasa berangkat kuliah dengan sopir yang berbeda2 begitu juga dengan kendaraan yang berbeda...
hari itu aku memilih naik bis kota..
tak banyak penumpang, hingga bisa pilih2 tempat duduk...kebiasaan dalam perjalanan ke kampus adalah mengamati setiap jalan yang dilewati (walau hampir setiap hari melewatinya,hehehe)
tapi hari itu aku terharu dan menikmati melihat sepasang kekasih yang telah hidup bersama hampir 50 tahun. kakek dan nenek yang harmonis walau himpitan beban kehidupan yang sulit, tapi sungguh hanya raut bahagia yang terlihat.
umur keduanya sekitar 70 tahun, kakek mengalami kebutaan dan nenek tetap setia disampingnya.
nenek bercerita,nenek dulunya seorang perawat ketentaraan dan kakek adalah seorang tentara.
setelah pensiunmereka menikmati kehidupan ini dengan sering berjalan berdua dengan berganti ganti angkot ataupun bis kota hanya untuk menikmati hidup ini agar tak sakit. nenek mengatakan bahwa jika hanya diam dirumah maka badan akan terasa sakit (nenek dulu pernah mengalami setruk). padahal berobat mahal sekarang, jadi ya cukup dengan berjalan jalan, hati senang hidupun sehat.walau kakek tak dapat melihat nenek siap untuk menjadi matanya.
sungguh ingin menangis haru melihat cinta yang terpancar dari kakek dan nenek. terucap do'a
"Ya ALLAH jika aku mendapat pendamping dan menikah nantinya, aku ingin seperti kakek dan nenek tersebut yang selalu setia pada pasangannya dan saling menerima keadaan masing masing... Tuhan Lindungilah aku terutama kakek dan nenek ini selama menjalani kehidupannya... Hanya Engkau yang Maha Melindungi Alam Semesta beserta isinya"
Komentar
Posting Komentar